Cara Berkomunikasi Efektif Dalam Berpacaran Lewat Online

Saya yakin Anda pernah mendengar ungkapan ini sebelumnya: komunikasi adalah kunci untuk hubungan apa pun. Kedengarannya klise tapi itu benar. Saya pikir sangat mudah untuk memberi tahu orang-orang bahwa komunikasi itu penting dalam hubungan yang sehat tetapi tidak mudah untuk menjelaskan bagaimana berkomunikasi. Dan jika kita tidak pernah mengajarkan cara menggunakan kunci ini, maka kita tidak akan pernah bisa membuka pintu untuk komunikasi yang sehat.

Komunikasi didefinisikan sebagai banyak hal tetapi definisi favorit saya termasuk, “keberhasilan menyampaikan atau berbagi ide dan perasaan”. Saya selalu mengatakan bahwa saya adalah pembicara yang hebat, tetapi saya juga harus menjadi pendengar yang sama hebatnya untuk menjadi seorang komunikator yang hebat. Komunikasi adalah tentang mengekspresikan diri Anda dengan cara yang sehat, mendengarkan pasangan Anda ketika mereka melakukan hal yang sama, dan benar-benar mendengar dan menyerap apa yang dikatakan orang lain.

Berikut adalah 3 tips untuk berkomunikasi dengan lebih baik dalam hubungan Anda:

  1. Ajukan Pertanyaan Terbuka

Komunikasi bukan hanya tentang berbicara tentang hari-hari satu sama lain dan mengatakan apa yang harus Anda makan untuk makan siang. Ini tentang kemampuan menggali lebih dalam dan mengenal orang ini sebaik mungkin. Tidak selalu mudah untuk menggali lebih dalam, terutama bagi mereka yang tidak pernah merasa nyaman membicarakan perasaan mereka. Dan tidak perlu membuat setiap percakapan dari hati ke hati.

Ingatlah bahwa tidak semua orang membuka dengan sangat mudah. Sabar dengan pasangan Anda jika mereka tidak berbagi sepanjang waktu. Kami menetapkan batas di sekitar emosi kami dan batas setiap orang berbeda. Jadi, berhati-hatilah dan hormati batas-batas emosional mereka, dan mereka harus sama-sama sadar dan menghormati Anda.

Kejujuran melahirkan kepercayaan, yang merupakan dua pilar penting dari hubungan yang sehat.

  1. Ambil Isyarat Nonverbal

Jika pasangan Anda mengatakan “Hari ini aku baik-baik saja” tetapi nada bicaranya ditelfon terdengar jengkel, kesal, atau marah, mungkin ada hal lain yang mereka rasakan tetapi belum siap untuk berkomunikasi. Komunikasi bukan hanya tentang kata-kata yang kita ucapkan tetapi juga bagaimana kita mengatakannya. Nada dan sikap kita memberikan lebih dari sekadar kata-kata yang keluar dari mulut kita.

  1. Jangan Mencoba Membaca Pikiran Mereka

Terkadang Anda bisa tahu hanya dengan melihat seseorang apa yang mungkin mereka rasakan. Tidak selalu mudah untuk melakukan ini dan membiarkannya: sama seperti kita ingin menjadi pembaca pikiran, kita tidak dan tidak harus begitu. Jadi, jika Anda tidak yakin apa yang dirasakan pasangan Anda, tanyakan pada mereka.

Lakukan yang terbaik untuk memberi tahu mereka bagaimana perasaan Anda ketika Anda siap untuk membukanya. Tidak sehat untuk mengatakan Anda baik-baik saja ketika Anda tidak dan kemudian marah pada pasangan Anda karena tidak mengetahuinya. Jujurlah tentang apa yang Anda rasakan dengan kemampuan terbaik Anda, dan cobalah untuk mengungkapkannya dengan cara yang sehat sebelum sampai pada titik di mana ia meledak dan seseorang mengatakan sesuatu yang mereka sesali. Menjadi langsung selalu lebih baik daripada menjadi agresif pasif.

Cobalah kursus bahasa inggris online dengan baik agar kamu percaya diri dan tidak ada salahnya mencoba test bahasa inggris online untuk memacu dirimu dalam kebebasan berbicara bahasa inggris.

Post Author: Den Bagus APhe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.